Apa itu Bitcoin Cash (BCH)?
Hard fork Bitcoin yang dirancang untuk transaksi peer-to-peer cepat dan murah.
Bitcoin Cash (BCH) adalah cryptocurrency yang dibuat melalui hard fork dari Bitcoin pada Agustus 2017. Tujuan utamanya: membuat Bitcoin lebih dapat digunakan sebagai sistem pembayaran sehari-hari dengan blok yang lebih besar dan biaya transaksi yang lebih rendah, sesuai dengan visi asli Satoshi Nakamoto dalam whitepaper Bitcoin.
Latar Belakang Hard Fork
Pada 2015-2017, komunitas Bitcoin terlibat dalam "block size wars" - perdebatan sengit tentang cara meningkatkan kapasitas Bitcoin. Satu kelompok mendukung implementasi SegWit dan Lightning Network (Bitcoin Core), sementara kelompok lain mendukung peningkatan ukuran blok langsung. Konflik ini menghasilkan hard fork dan kelahiran Bitcoin Cash pada 1 Agustus 2017.
Perbedaan dengan Bitcoin
- Block size: 32 MB (vs 1 MB Bitcoin)
- Throughput: Hingga 100+ TPS (vs ~7 TPS Bitcoin)
- Biaya transaksi: Sangat rendah, biasanya kurang dari $0.01
- SegWit: Tidak menggunakan SegWit
- Smart contracts: Mendukung CashScript untuk smart contract sederhana
Filosofi BCH
Komunitas Bitcoin Cash percaya bahwa Bitcoin seharusnya berfungsi sebagai "electronic cash" peer-to-peer seperti yang dijelaskan Satoshi - bukan hanya sebagai "digital gold" atau penyimpan nilai. BCH fokus pada:
- Transaksi cepat dan murah untuk pembayaran sehari-hari
- Onboarding pengguna global, terutama di negara berkembang
- Skalabilitas on-chain tanpa second layer
- Kemandirian finansial untuk semua orang
Use Case Bitcoin Cash
- Remitansi: Transfer internasional yang cepat dan murah
- Micropayments: Tipping dan pembayaran kecil
- Merchant adoption: Diterima oleh ribuan merchant via BitPay dan platform lain
- Token (CashTokens): Token yang dibuat di BCH
- NFT: Project NFT seperti CashNinjas
Hard Fork BCH: Bitcoin SV
Pada November 2018, BCH sendiri mengalami hard fork ketika Craig Wright dan Calvin Ayre membuat Bitcoin SV (BSV) dengan visi yang berbeda. BCH terus dikembangkan oleh tim ABC dan kemudian Bitcoin Cash Node, sementara BSV mengambil jalannya sendiri.
Tempat Membeli Bitcoin Cash di Indonesia
Bursa yang Direkomendasikan
Bursa Alternatif
- Binance – Sangat populer di Indonesia
Opsi Lokal
- Indodax – Bursa lokal terbesar di Indonesia
- Tokocrypto – Bursa Indonesia didukung oleh Binance
Risiko
- Network effect terbatas: Bitcoin tetap mendominasi mindshare crypto
- Kompetisi pembayaran: Lightning Network, stablecoin di TRON, dan crypto lain bersaing
- Hash rate rendah: Lebih rendah dari Bitcoin, secara teori membuat 51% attack lebih mungkin
- Identitas confusion: Banyak pemula bingung antara BTC, BCH, dan BSV
Untuk memahami perbedaan dengan Bitcoin asli, baca panduan Bitcoin lengkap kami.
Panduan Terkait
What is World Liberty Financial?
Complete guide to WLFI, the DeFi project from the Trump family.
What is Hyperliquid?
Complete guide to Hyperliquid, high-performance Layer 1 DEX.
Bagikan panduanBagikan
Lanjutkan Belajar
Jelajahi dunia investasi kripto dengan panduan komprehensif kami.